Aku
berjalan menuju teras sambil mengeluarkan alat gambar andalanku. Aku berniat menghibur
diri dengan menggambar sesuatu yang sesuai dengan apa yang aku rasa. Aku memandangi
beberapa tanaman hias di halaman rumahku. Ketika itu pikiranku berlari entah
kemana dan tiba-tiba pikiranku diam pada satu kata. Kata-kata itu aku temukan
ketika aku tidur beberapa hari lalu.
“Kemustahilan
dapat terlihat dalam kemungkinan dan kenyataan”
Aku
menemukan kata-kata itu ketika aku sedang tidur. Ketika tidur aku bermimpi
tentang suatu kejadian yang memberiku banyak nasehat. Karena mungkin sekarang
aku dalam keadaan bukan aku karena aku masih belum terlalu sadar tentang
hari-hariku, aku bermimpi tentang beberapa petuah yang aneh.
Ya…
memang aku masih sedikit kaget dengan perasaanku yang konyol, Digantungkan
cukup lama dan diberi harapan yang cukup kuat namun ternyata aku dihempaskan
begitu saja.
Dalam
mimpi itu aku diberi banyak kata-kata tentang diriku. Namun satu kata yang masih
aku ingat hingga aku terbangun adalah kata-kata tersebut. Aku memikirkan
kata-kata tersebut sampai sekarang. Aku berpikir bahwa kata-kata itu benar. Kemustahilan
memang dapat terlihat dalam kemungkinan dan kenyataan. Namun mungkin pada
awalnya tidak disadari namun setelah dijalani lebih lama hal itu benar-benar
terlihat mustahil walau awalnya mungkin.
Seperti
yang aku rasakan. Pada awalnya memang sepertinya aku menyukai orang yang benar.
Orang yang aku suka memberi respon yang baik tentangku dan orang yang aku suka
juga menanggapiku. Aku merasa sangat nyaman walau tidak jelas apa yang dia beri
padaku. Namun lambat laun kemustahilan itu muncul. Orang itu menjauh dari
hidupku dan menemukan dunianya sendiri, ia menemukan kehidupannya sendiri dan
dia melupakanku. Aku tetap menunggunya dan berharap dia bisa mengingatku
kembali hingga saat ini. Namun percuma saja, itu mustahil terjadi. Dia semakin
jauh walau sekeras apapun aku coba mendekat.
Aku
pun akhirnya memilih untuk diam dan perlahan mundur langkah demi langkah walau
aku masih menunggunya. Aku hanya tidak mau mengganggu kehidupannya dan dunianya
yang baru. Dan mungkin kata-kata yang aku temukan dalam mimpiku adalah sebuah nasihat
untuk aku yang selama ini sulit menerima masukan dari orang lain yang berusaha
menasehatiku. Kemungkinan bisa menjadi tidak mungkin jika takdir berkata itu “mustahil”.
No comments:
Post a Comment